Jayapura. Info Harian Terkini . Com – Hendrik Yance Udam, atau yang lebih akrab disapa HYU, tokoh politik nasional, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia ( Dpn Gercin Indonesia ) secara tegas mengecam upaya-upaya framing yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang mencoba menciptakan citra negatif terhadap calon gubernur Papua, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano MM, dengan tuduhan bahwa ia seorang pemimpin rasis. melalui medsos dengan narasi narasi yang sangat liar

Menurut HYU, tindakan tersebut merupakan kapanye hitam dan bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu kedamaian serta stabilitas politik di Papua.
“Ini adalah upaya yang sangat berbahaya. Mereka yang menyebarkan narasi tersebut hanya ingin menciptakan ketegangan yang bisa merusak proses demokrasi di Papua dan nama baik calon Gubernur Papua Dr Drs Benhur Tomi Mano MM,” kata HYU, saat ditemui wartawan di Jayapura pada Sabtu, 16 November 2024.
HYU menekankan pentingnya mengedepankan gagasan dan visi yang konstruktif dalam kontestasi politik, alih-alih membangun narasi kebencian yang justru hanya akan memperburuk situasi. “Pemilu adalah ruang untuk menawarkan ide-ide yang membangun, bukan untuk memfitnah dan menyebarkan kebencian,” tambahnya
Lebih lanjut, HYU mengingatkan bahwa dalam konteks Pemilu Papua, setiap pihak harus menjaga kedamaian dan tidak terjebak dalam provokasi yang hanya menguntungkan kelompok tertentu. “Tim sukses kandidat Gubenur Papua seharusnya fokus pada isu – isu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, bukan memainkan isu-isu yang dapat merusak persatuan dan harmoni sosial,” tegasnya.
Menurut HYU, tindakan tersebut merupakan kapanye hitam dan bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu kedamaian serta stabilitas politik di Papua.
“Ini adalah upaya yang sangat berbahaya. Mereka yang menyebarkan narasi tersebut hanya ingin menciptakan ketegangan yang bisa merusak proses demokrasi di Papua nama baik calon Gubernur Papua Dr Drs Benhur Tomi Mano MM,” kata HYU, saat ditemui wartawan di Jayapura pada Sabtu, 16 November 2024.
HYU menekankan pentingnya mengedepankan gagasan dan visi yang konstruktif dalam kontestasi politik, alih-alih membangun narasi kebencian yang justru hanya akan memperburuk situasi. “Pemilu adalah ruang untuk menawarkan ide-ide yang membangun, bukan untuk memfitnah dan menyebarkan kebencian,” tambahnya
Lebih lanjut, HYU mengingatkan bahwa dalam konteks Pemilu Papua, setiap pihak harus menjaga kedamaian dan tidak terjebak dalam provokasi yang hanya menguntungkan kelompok tertentu. “Tim sukses kandidat Gubenur Papua seharusnya fokus pada isu – isu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, bukan memainkan isu-isu yang dapat merusak persatuan dan harmoni sosial,” tegasnya.
HYU menilai bahwa upaya framing yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut hanya akan merusak reputasi demokrasi dan nama baik dari Calon Gubernur Papua Dr Drs Benhur Tomi Manao MM serta persatuan dan kesatuan di Papua.
“Kita harus menjaga agar Pemilu ini tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat, bukan dengan menyebarkan fitnah atau memanipulasi isu-isu yang tidak berdasar,” ujarnya
Di akhir pernyataannya, HYU menegaskan bahwa upaya untuk memicu ketegangan sosial dan politik harus dihentikan, dan Pemilu Papua harus menjadi ajang untuk merancang masa depan yang lebih baik, bukan untuk menciptakan perpecahan,’’tutup HYU
“Kita harus menjaga agar Pemilu ini tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat, bukan dengan menyebarkan fitnah atau memanipulasi isu-isu yang tidak berdasar,” ujarnya
Di akhir pernyataannya, HYU menegaskan bahwa upaya untuk memicu ketegangan sosial dan politik harus dihentikan, dan Pemilu Papua harus menjadi ajang untuk merancang masa depan yang lebih baik, bukan untuk menciptakan perpecahan,’’tutup HYU




