Jayapura. Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Gubernur Papua yang akan digelar pada 6 Agustus 2025, suasana politik mulai menghangat. Namun, calon gubernur nomor urut 2, Mathius Derek Fakhiri, justru tampil sejuk dan menyejukkan. Dalam pidato politiknya saat meresmikan Markas Besar Relawan MARI MANIA di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Rabu (11/6), Fakhiri menyerukan pesan damai yang menggugah: “Sopanlah bersikap, tebarkan kebaikan, dan jaga persatuan anak negeri.”
Berpasangan dengan Aryoko Rumaropen, Fakhiri tidak hanya berbicara tentang visi politik, tetapi juga tentang pentingnya etika dan moralitas dalam berkompetisi. Ia menekankan bahwa pemilu bukanlah ajang permusuhan, melainkan wadah mencari pemimpin terbaik melalui cara-cara yang beradab.
“Saya berharap bagi yang berbeda pandangan, silakan jalan dengan perahunya masing-masing. Tidak perlu saling membully atau menjelekkan. Kita semua anak negeri, kita semua bersaudara,” tegas Fakhiri di hadapan para relawan dan pendukungnya.
Dalam orasinya, Fakhiri mengajak semua pihak untuk meninggalkan pola lama yang penuh konflik dan perpecahan. Ia mendorong lahirnya ruang-ruang rekonsiliasi dan kolaborasi demi membangun Papua yang damai dan sejahtera.
“Kalau punya ide baik, silakan kembangkan. Kita tidak perlu saling tabrak. Saya dan teman-teman akan tetap jalan bersama mereka yang punya tujuan yang sama: membangun Papua,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah.
Tak lupa, Fakhiri juga menegaskan bahwa saling mencaci atau memaki dalam kontestasi politik adalah bentuk kemunduran. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana damai dan saling menghormati antar kelompok.
“Ini bukan soal siapa yang menang atau kalah, tapi bagaimana kita menjaga martabat dan moral kita demi kemajuan Provinsi Papua,” tutupnya dengan penuh semangat.
Dengan ajakan damainya, Fakhiri berupaya menciptakan iklim politik yang sehat menjelang PSU. Harapannya, seluruh pihak—baik pendukung maupun pesaing—dapat menjaga semangat persaudaraan demi Papua yang bersatu, damai, dan sejahtera.




